MAKASSAR. HESTEK.id – Setelah Prodeum yang hanya menyisakan satu kata “**nis” di laman web mereka. Baru – baru ini LoopX ditengarai melakukan hal serupa. Mereka membawa lari uang investornya, dan tidak tanggung – tanggung $ 4,5 Juta uang investor hilang tak berjejak.

LoopX mengumpulkan uang investor lewat penawaran koin perdananya atau di kenal dengan istilah Initial Coin Offering (ICO), namun kini seperti kiamat besar website Loopx.io tidak dapat diakses, bahkan mereka ikut menghapus media sosial mereka seperti twitter, facebook, youtube dan channel telegram. Sebelumnya, LoopX mengklaim akan menjadi platform yang menjanjikan bagi pecinta dunia crypto.

“Setelah menguji algoritme kami secara menyeluruh selama setengah tahun dengan keuntungan besar terus menerus setiap bulan, akhirnya kita bisa membawa semua keuntungan dari Software LoopX-Trading kami ke publik.”

Ide LoopX membuat sejumlah investor menaruh kepercayaan besar, termasuk janji keuntungan yang dijamin setiap minggu dan keuntungan besar terus menerus setiap bulannya.

Diketahui, sebuah startup yang akan melakukan ICO akan menerbitkan whitepaper yang berisi latar belakang proyek, tujuan proyek, team, mekanisme dan aturan serta metode pendistribusiannya. Whitepaper inilah yang kemudian menjadi kontrak awal dengan para investor.

Baca Juga : 19 Miliarder Mata Uang Virtual Versi Majalah Forbes

Tercatat Mypayingads, Bitconnect, Davor atau Octoin menjadi momok menakutkan bagi para pecinta dunia crypto.

Kepada Hestek, youtubers sekaligus pecinta crypto, Aries Yuangga menceritakan pengalamannya. Menurut Aries, demand yang tinggi terhadap lending platform membuat beberapa orang melirik hal tersebut, termasuk dirinya.

Tetapi, bagi Aries ada resiko besar ketika menaruh kepercayaan ke lending platform atau jenis ico lainnya. Tidak jarang diantara mereka melarikan uang investornya, namun sebaliknya, beberapa ico juga sukses dan menghasilkan.

“Di masa jayanya, lending platform seperti Davor, mereka yang berinvestasi awal di angka 10 juta rupiah dapat menikmati return sampai dengan 1,7 Milliar rupiah. Atau Bitconnect yang 400 kali lipat pengembaliannya.”

Pemilik 7 ribu subscriber ini memulai debutnya didunia crypto sejak juli 2017. Aries menyebut 50% asset yang dimilikinya di simpan di BTC dan ETH, 20% untuk ICO serta sisanya untuk koin lainnya.

Kepercayaan berinvestasi ke mata uang digital ditengarai dari rendahnya market cap crypto saat ini. Bahkan lebih rendah dari Apple atau Amazon, sedang crypto memiliki potensi besar untuk melewati capital keduanya.

“Tetapi setelah runtuhnya lending platform utama yaitu Bitconnect, kepercayaan orang mulai hilang. Dan saya tidak lagi menyarankan untuk berinvestasi di ico lending,” tegasnya.

___________

Baca juga berita Crytocurrency lainnya.