Salat Gaib dan Tahlil Iringi Pencarian Mas Ipin, Korban Sriwijaya Air Asal Kebumen

  • Whatsapp
Arifin Elyas, warga kebumen yang menjadi salah satu korban kecelakaan Sriwiaya Air SJ182.

KEBUMEN, hestek.id- Warga Desa Ampih, Kecamatan Buluspesatren, Kebumen menggelar salat gaib dan tahlil untuk mendoakan Arifin Elyas (27), salah satu warga Kebumen di dalam manifes penumpang Sriwiaya Air SJ182 yang jatuh di peraiaran Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021).

Kepala Desa Ampih, Nursodik mengungkapkan, salat gaib dan tahlil diinisiasi oleh tetangga dan para kerabat yang berada di sekitar rumah Arifin Elyas.

Bacaan Lainnya

“Semalam sudah kita lakukan di masjid, diawali musyawarah para tetangga dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk salat gaib,” katanya, saat ditemui hestek.id Senin (11/1/2020) siang.

Nursodik berharap, doa yang dipanjatkan oleh warga desanya dapat mengiringi pencarian para korban pesawat Sriwijaya rute Jakarta-Pontianak tersebut.

“Istilah orang jawa ada tiga harian. Meskipun kita tidak tahu sekarang kondisinya seperti apa, tapi tidak ada salahnya kita berdoa untuk yang terbaik,” ujarnya.

Diketahui, Arifin Elyas merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Ipin sapaan akrab Arifin Elyas, meninggalkan seorang istri yang baru dinikahinya sekitar setahun lalu.

Ipin adalah salah satu karyawan yang bekerja di perusahaan alat berat yang tengah ditugaskan ke wilayah Pontianak, Kalimantan Barat.

Bibi korban, Sumarmini (68) mengenal Arifin Elyas sebagai sosok yang pendiam namun penuh tanggung jawab.

“Anaknya cukup pendiam dan dikenal baik. Semua kaget begitu tahu ada nama salah satu keluarga kami,” terangnya.

Dengan mata berkaca, Sumarmini mengenang saat-saat bersama korban. Dia dan seluruh anggota keluarga yang lain merasa terpukul mendengar keponakannya menjadi korban kecelakaan pesawat Sriwiaya Air.

Meski begitu, ia kini hanya bisa menerima dan pasrah mengetahui belum ada kabar tentang keberadaan Arifin Elyas.

“Kita pasrah kepada yang kuasa apapun hasil dan kondisinya nanti. Kalaupun ditemukan ya segera, kasihan keluarga disini nunggu kepastian kabar,” pungkasnya. (Hafied)

Pos terkait