Soal Kebondalem, Pemkab Bakal Lanjutkan Proses Hukum

  • Whatsapp
Kepala Bagian Hukum Setda Banyumas, Sugeng Amin SH MH

PURWOKERTO, hestek.id – Gugatan Pemkab Banyumas terhadap PT Graha Cipta Guna (GCG) terkait sengketa kawasan pertokoan Kebondalem baru saja ditolak oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto. Pun demikian, Bagian Hukum Setda Banyumas mengaku tidak akan tinggal diam.

Mereka mengaku akan menempuh upaya hukum lanjutan. Hal ini disampaikan oleh Kabag Hukum Setda Kabupaten Banyumas, Sugeng Amin SH MH.  

Bacaan Lainnya

“Intinya gugatan kami tidak diterima dan kami akan pelajari lebih dahulu terkait hasil putusan itu,” katanya, Selasa (19/1/2021). 

Langkah pertama yang akan mereka tempuh adalah berkoordinasi dengan Bupati serta Wakil Bupati Banyumas. Diskusi ini juga akan melibatkan Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kejari Purwokerto. 

“Jelas kami akan melakukan upaya hukum berikutnya. Namun, langkahnya seperti apa kan harus dikoordinasikan dengan Kajari selaku JPN yang menjadi kuasa hukum kami,” katanya.

Di sisi lain, Sugeng juga mengatakatan, dana sebesar Rp 10,5 miliar yang dikeluarkan Pemkab diharapkan bisa kembali. 

“Soal pembayaran denda yang  Rp 10,5 miliar itu adalah kesepakatan bersama. Tapi, setelah melakukan gugatan kita juga meminta yang Rp 10,5 miliar itu dikembalikan juga,” ujar dia.

Sebelumnya dikabarkan, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto menolak gugatan Pemkab Banyumas terhadap PT Graha Cipta Guna (GCG) terkait kawasan pertokoan Kebondalem dalam persidangan, Senin (18/1/2021). 

Kuasa Hukum PT GCG, Agoes Djatmiko SH mengatakan dalam amar putusan nomor 36/Pdt.G/2020/PN.Pwt, majelis hakim yang diketuai oleh Nanang Zulkarnain Faisal SH dan hakim anggota Deny Ikhwan SH, MH serta Rahma Sari Nilam P.SH.MHum menyatakan gugatan provisi tidak dapat diterima sepenuhnya. Dan dalam pokok perkara mengabulkan gugatan penggugat untuk sebagian. (anas masruri)

Pos terkait