Ternyata ‘Jateng di Rumah Saja’ Hanya Imbauan, Bupati Husein: Tidak Ada Sanksinya

  • Whatsapp
Bupati Banyumas, Ir Achmad Husein dalam video yang diunggah di akun instagram @ir_achmadhusein, Rabu (20/1/2021). (HESTEK.ID/tangkapan layar)

BANYUMAS, hestek.id – Bupati Banyumas, Achmad Husein menegaskan, tidak ada sanksi yang mengatur tentang pelanggaran program ‘Jateng di Rumah Saja’. Menurut Husein, program besutan Gubernur Jawa Tengah, @ganjar_pranowo itu tak lebih dari sekedar imbauan bukan peraturan.

“Mudah-mudahan masyarakat dapat mengerti, karena ini bukanlah sebuah kewajiban dan tidak ada sanksinya, tidak ada keharusanya,” kata Husein dalam siaran langsungnya di instagram @ir_achmadhusein, Kamis (4/2/2021) pukul 19.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Namun sebagai bentuk empati, dia tetap mengajak masyarakat untuk turut serta menyukseskan gerakan ‘Jateng Di Rumah Saja’ demi menekan pertumbuhan Covid-19 di Banyumas.

“Semoga masyarakat bisa mengerti. Kalau kita bisa sama-sama berempati dan bersimpati, saya rasa akan ada hasil yang baik untuk kita semuanya,” ujarnya.

Husein mengatakan, pihaknya hanya akan mewajibkan toko, swalayan dan mall untuk tutup. Dia beranggapan, pemilik usaha dan pekerjanya mampu bertahan jika lapak mereka ditutup selama dua hari pada 6-7 Februari besok.

“Kami akan menekan yang besar-besar saja. Kalau mall, super market atau segala macam itu mereka kuat lah ya,” katanya.

Sementara untuk pedagang kecil dan pekerja informal masih diperbolehkan melakukan kegiatan di luar rumah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.


Cari Informasi Viral Di Kolom Pencarian

“Kami di Banyumas mengambil kebijakan, untuk kegiatan-kegiatan yang menyangkut orang kecil tetep kita perkenankan tapi tolong patuhi protokol. Karena orang-orang kecil mungkin ndak kuat, kami sadari itu,” pungkasnya. (CR2)

Pos terkait