Terungkap, Ini Motif Pembacokan Satu Keluarga di Argopeni

  • Whatsapp
Polres Kebumen menghadirkan pelaku pembacokan di Argopeni, Jumat (19/3/2021). HESTEK/Istimewa

KEBUMEN, hestek.id – Heri Setiawan (54) warga Desa Argopeni, Kecamatan Kebumen, harus bersiap menerima hukuman mati setelah nekat melakukan pembacokan terhadap enam orang tetangganya sendiri, Rabu (17/3/2021).

Dari enam korban, seorang di antaranya yang bernama Halimah (70) meninggal di tempat akibat luka serius yang dialami. Sementara 4 lainnya yakni Mahludin (42), Sri Lestari, Akbar (8), Yudi (30) dan Supri (45) terpaksa dilarikan ke rumah sakit akibat tebasan sabit oleh tersangka.

Bacaan Lainnya


Cari Informasi Viral Di Kolom Pencarian

Tersangka yang kesehariannya sebagai buruh harian lepas ini, disangkakan pasal 340 subsider 338 subsider 351 Juncto 63 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman maksimal hukuman mati.

“Dari rangkaian penyidikan, pengumpulan alat bukti dan keterangan saksi maupun bukti lain, ancaman tertingginya hukuman mati,” kata Kapolres Kebumen, AKBP Pitter Yanotama saat jumpa pers, Kamis (18/3/2021).

Kapolres mengungkapkan, motif tersangka hingga berujung peristiwa maut didasari dendam dan perasaan sakit hati yang dirasakannya sejak empat bulan lalu.

“Bahwa yang bersangkutan itu sejak empat bulan lalu, sudah mengalami akumulasi kekesalan dan perlakuan tidak menyenangkan secara psikologis,” terang Kapolres.

Dari tangan tersangka, polisi mengamakan barang bukti berupa sebilah sabit, celana pendek dan potongan batu pengasah sabit. Kini, tersangka telah mendekam di sel tahanan Mapolsek Kebumen.

Dari keterangan tersangka, diperoleh informasi bahwa yang bersangkutan seringkali difitnah mencuri listrik.

“Salah satu korban, kerap mengejek dan menebar fitnah tersangka mencuri listrik,” kata Kapolres Kebumen, AKBP Pitter Yanotama.

Tak hanya dugaan mencuri listrik, salah satu korban juga diduga sering mancampuri urusan tersangka. Berawal dari itulah, suasana psikologis tersangka menjadi tidak nyaman.

“Korban kerap mencampuri urusan keluarga tersangka. Puncaknya sepulang dari sawah, tersangka langsung membuat perhitungan,” ujarnya. (M Hafied)

Foto : Konfrensi Pers Polres Kebumen ungkap kasus pembunuhan dan penganiayaan warga Desa Argopeni RT01/02, Kecamatan Kebumen.

Pos terkait