MAKASSAR, HESTEK.id – Kabar tentang pergantian ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan Andi Idris Manggabarani (IMB) ditanggapi serius oleh organisasi sayap Partai Gerindra, Tunas Indonesia Raya (Tidar) Sulsel. Kamis (31/1).

Isu tersebut dianggap sangat berbahaya bagi kelangsungan kerja – kerja partai gerindra dalam memenangkan Prabowo-Sandi yang tersisa dua bulan lagi. 

“Oleh karena itu menganti ketua DPD gerindra sulsel harus lebih rasional, bijak  dan hitungan politiknya tepat dengan memperhatikan konflik – konflik yang akan terjadi ke depannnya.” Ungkap Adhi Saputra.

Ketua OKK Tidar Sulsel ini juga menyebut isu pergantian tersebut berpotensi menciptakan konflik horizontal sesama kader gerindra, baik di pilpres maupun di pilcaleg. 

“Iksan Yasin Limpo (IYL) bukan kader gerindra, sedang kita tahu bersama Partai Gerindra adalah partai masa depan. Partai yang mengutamakan kader dalam mengembang amanah dan tanggung jawab. Partai yang menghargai proses pengkaderan, apa lagi Sulsel selama ini selalu di pimpin oleh kader militan, bukan kader import.” Lanjut Adhi.

Lanjut alumni pascasarjana STIEM Bongaya ini, Partai Gerindra bertumpu pada semangat dan ruh kekaderan. 

Menurutnya, banyak kader Partai Gerindra yang memiliki potensi lebih dibandingkan IYL, seperti Andi Seto Asapa selaku Bupati Sinjai, Indah Putri Bupati Luwu Timur, serta Andi Iwan Aras dan Azikin Sulthan anggota DPR RI.

“Oleh karena itu, isu pergantian ketua DPD Gerindra Idris Manggabarani ke Ikhsan YL adalah keputusan yang kurang tepat untuk saat ini.” Tutupnya.