Usai Dilantik, Tiwi-Dono Janji Tidak Ada Lagi Jalan ‘Teyeng Nggo Ngingu Lele’

  • Whatsapp
Prosesi pengambilan sumpah Dyah Hayuning Pratiwi dan Sudono sebagai Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga periode 2021-2024. HESTEK/Dok Humas Purbalingga

PURBALINGGA, hestek.id – Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi dan Wakil Bupati, Sudono berjanji akan benahi infrastruktur jalan yang rusak di wilayah Kabupaten Purbalingga. Keduanya dalam waktu dekat akan menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) untuk mempercepat proses lelang.

“Salah satu yang jadi sorotan di media sosial adalah masalah infrastruktur jalan. Oleh karenannya, setelah dilantik kami akan kordinasi dengan DPUPR agar program perbaikan jalan yang masuk di Tahun Anggaran 2021 bisa segera terlelang dan terealisasi dalam waktu dekat,” kata Tiwi saat jumpa pers usai dilantik di Pendopo Dipokusumo, Jumat (26/2/2021).

Bacaan Lainnya

Sementara Sudono berpesan kepada rekanan untuk menjaga profesionalitas dalam mengerjakan proyek jalan. Sebagai seorang pemborong kawakan di Purbalingga, dia paham betul tentang kualitas sebuah proyek.

Dengan bekal pengalaman tersebut, dia berharap tidak ada lagi jalanan di Purbalingga yang rusak dan membahayakan pengendara yang melintas.

“Yang jelas saya pesan kepada rekanan yang nanti pada saatnya ikut lelang harus bisa melihat situasi infrastruktur di Purbalingga yang kualitasnya masih kurang, sehingga saya berpesan disamping kuantitas ya kualitasnya diperhatikan,” katanya melalui rilis tertulis yang diterima hestek.id.

Pengendara menghindari lubang yang bertebaran di Jalan MT Haryono, Kecamatan Padamara, Purbalingga, Sabtu (19/12/2020).

Bandara dan pemulihan Covid-19

Tiwi mengungkapkan, dalam periode kepemimpinannya kali ini tidak ada program 100 hari. Pasalnya pemerintah masih fokus terhadap program penanggulangan penyakit menular Covid-19.

“Upaya penurunan kasus Covid-19 di Purbalingga salah satu prioritas kami. Alhamdulillah sejauh ini sudah ada program vaksinasi dan telah dilakukan PPKM, sehingga kasus Covid-19 di Purbalingga melandai. Positivity rate di Purbalingga berada di angka 25%, jauh dibawah positivity rate nasional,” ujarnya.

Demikian pula, pemulihan ekonomi pascapandemi juga menjadi pe-er besar pemerintah. Dia menginginkan seluruh masyarakat rentan yang terdampak dapat tersentuh program bantuan sosial.

Tiwi juga berharap, dengan beroperasinya bandara JB Soedirman dapat memberi manfaat terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, termasuk peluang datangnya investor. (Iqbal Fahmi)

Pos terkait