Wabup Sadewo Soal Jalan Rusak: “Jangan-jangan Duitnya Nggak untuk Memelihara”

  • Whatsapp
Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono saat agenda Konsultasi Publik Rancangan Awal Perubahan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Banyumas Tahun 2018-2023, Senin (1/2/2021). (HESTEK.ID/Instagram @sadewo.id)

BANYUMAS, hestek.id – Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Banyumas untuk menginvestigasi sejumlah desa yang terdampak kerusakan jalan akibat kendaraan tambang.

Sebagai seorang pengusaha tambang, pemilik akun instagram @sadewo.id ini hafal betul tradisi portal dan pungutan retribusi yang biasanya ditarik oleh pihak pemerintah desa.

Bacaan Lainnya

“Kebetulan dump truk saya juga banyak. Saya nambang tapi tidak di Banyumas, di Muntilan. Itu biasanya setiap desa pas dump truk saya keluar itu ada portalnya,” kata Sadewo dalam agenda Konsultasi Publik Rancangan Awal Perubahan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Banyumas Tahun 2018-2023, Senin (1/2/2021).


Cari Informasi Viral Di Kolom Pencarian

Dengan pembayaran retribusi tersebut, seharusnya pemeliharaan jalan yang dilalui kendaraan penambang bisa dilakukan oleh pemerintah desa.

“Kalau di Muntilan itu agak tinggi itu, 1 rit bisa sampai kalau tidak salah Rp 25 atau 50 ribu. Padahal sehari itu bisa ratusan rit, tapi gatau kalau disini berapa,” ujarnya.

Untuk itu, dia memerintahkan Kepala DPU Kabupaten Banyumas, Irawadi untuk mengecek langsung ke pihak desa.

“Setahu saya desa itu biasanya nariki duit untuk pemeliharaan jalan, ini pak Irawadi tolong dicek dulu jangan-jangan duitnya itu nggak untuk memelihara,” pungkasnya. (CR2)

Pos terkait