Warga Komorbid Banyumas, Antusias Ikuti Rapid Test Antigen Gratis

  • Whatsapp
Petugas mengambil sampel saat tes rapid antigen massal di Banyumas. Hestek/Dedy

PURWOKERTO, hestek.id-Ribuan lansia di Banyumas, jalani rapid tes antigen massal, Senin (18/1/2021).

Mereka adalah komorbid yang mendapat undangan khusus, untuk menjalani tes massal rapid antigen yang dilakukan pemkab.

Bacaan Lainnya

Pemkab Banyumas, menyiapkan 4.000 alat tes yang dikhususkan untuk skrining komorbid, terutama di wilayah-wilayah yang tingkat kematianakibat Covid-19 tinggi.

Endang, seorang warga Sumampir yang ditemui di Kelurahan Sumampir mengaku, cukup khawatir saat mendapat undangan dari kelurahan. Dia mengaku, di usianya yang menginjak 90 tahun ini ada beberapa penyakit berat yang dideritanya.

“Saya penya penyakit jantung dan asma, tapi jarang sekali kambuh. Jadi jelas deg-degan, keringat dingin duluan. Tapi untuk kebaikan, saya juga ingin tahu terkena Covid-19 atau tidak. Alhamdulillah negatif,” kata Endang.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Banyumas, Achmad Husein mengatakan, warga yang dirapid tes merupakan lansia komorbid berusia 55 tahun ke atas yang punya penyakit bawaan atau komorbid.

Sebab, hampir 90 persen pasien Covid-19 yang meninggal itu berusia 55 tahun ke atas dan komorbid.

Bupati berharap, dengan upaya tersebut bisa mengurangi tingkat keparahan dan bisa dilakukan pengobatan lebih awal bagi yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Untuk yang terdiagnosa positif, akan dirujuk ke rumah sakit. Sedangkan OTG, akan menjalani isolasi mandiri di Baturrraden,” ujarnya.

Kata bupati, kegiatan itu akan segera dievaluasi dan apabila dinilai efektif mencegah kematian bakal dilakukan secara berkala.

Kata dr Setia Rini, Sekretaris Dinas Kesehatan Banyumas, screening itu dilaksanakan serentak di 40 puskesmas di wilayah Banyumas. Masing-masing puskesmas, berkewajiban mengundang warga lansia komorbid di dua desa.

“Total ada 80 titik, masing titik minimal ada 50 undangan yang dirapid antigen. Hasilnya cuma 30 menit, kalau positif akan ditindaklanjuti dengan PCR swab test di hari yang sama,” katanya. (enq)

Pos terkait