JAKARTA, HESTEK.id – Kegiatan pre-departure training Pertukaran Pemuda Korea-Indonesia 2018 secara resmi ditutup oleh Asisten Deputi Kemitraan dan Penghargaan Pemuda, Deputi Pengembangan Pemuda, Kementerian Pemuda dan Olah Raga RI Drs. Wisler Manalu, MM.

“Nama baik Indonesia selama mengikuti program di Korea Selatan kami titipkan kepada kalian, tampilkan yang terbaik, dan tunjukkan bahwa bangsa Indonesia ini memang bangsa yang besar dan patut dihormati oleh negara lain,” ungkap Wisler dalam sambutannya di Hotel Ambara Rabu, 17/10/2018.

Kegiatan pertukaran tahun 2018 selama 9 Hari yang dimulai pada tanggal 18-26 Oktober ini membawa tema environment.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari 18 Provinsi antara lain: Riau, NTT, Papua Barat, Kepulauan Riau, NTB, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Bengkulu, Sulawesi Barat, Gorontalo, Papua, DKI Jakarta, Maluku Utara, Bali, Kalimantan Timur, Sumatera Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi Tenggara.

Baca Juga : Kemenpora Bekali Peserta Pertukaran Pemuda Korea – Indonesia Wawasan Lingkungan dan Pengetahuan Internasional

Utusan 18 Provinsi ini telah mengikuti seleksi dan telah mengikuti pembekalan terkait dengan wawasan kebangsaan serta pengetahuan-pengetahuan terkait dengan wawasan lingkungan dan pergaulan internasional terutama hubungan Indonesia-Korea selama 3 Hari dari tanggal 14-17 oktober 2018, dan keesokan hari tanggal 18 Agustus akan diberangkatkan ke Korea Selatan yang rencananya akan dilepas langsung oleh Deputi Pengembangan Pemuda, Kementerian Pemuda dan Olah Raga RI Dr. Asrorun Ni’am Sholeh, MA.

Kasubid Promosi Kepemudaan, Bidang Promosi dan Penghargaan, Asisten Deputi Kemitraan dan Penghargaan Pemuda, Deputi Pengembangan Pemuda, Kementerian Pemuda dan Olah Raga RI Dr. Mustadin, M.Si dalam penjelasannya kepada awak media, bahwa kegiatan ini sudah dilaksanakan sebanyak  9 kali sejak dimulainya di tahun 2010.

“Semoga kedepan semakin dapat ditingkatkan jumlah pesertanya serta waktu tinggal di Korea Selatan agar pengetahuan yang diserap di negara kunjungan semakin maksimal,” pungkas Mustadin. (MT)