Bupati Arif : Yang Terlanjur Mudik ke Kebumen Wajib Karantina!

  • Whatsapp
Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto berdiskusi dengan warga usai menjalankan ibadah salat tarawih. HESTEK.ID/isitimewa

KEBUMEN, hestek.id – Pemerintah mengubah regulasi terkait larangan mudik di Indonesia. Dari yang awalnya hanya berlaku 10 hari, kini publik dilarang pulang kampung untuk jangka waktu yang lebih panjang, yakni satu bulan. Jangka waktu tersebut terhitung dari tanggal 22 April sampai 24 Mei 2021.

Menanggapi hal ini, Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto pun mengambil langkah taktis. Selain tetap meminta warganya untuk tak mudik, ia juga mengancam yang nyolong start untuk pulang kampung bakal diganjar dengan isolasi mandiri.

“Ketika ada yang sudah pulang, kita tidak mungkin menyuruh kembali lagi ke perantauan. Tapi, tetap di rumah saja untuk jaga kesehatan semua,” ujar dia saat menggelar agenda tarawih dan silaturahmi di Masjid Baiturrahim, Desa Krakal, Kecamatan Alian, Kamis (22/04/2021) malam.

Arif menambahkan, pada prinsipnya, Pemkab Kebumen bakal tetap memaatuhi aturan dan mengimbau warganya untuk tidak pulang.

Untuk mengantisipasi banyak pemudik yang curi start ke Kebumen, pihaknya akan mengintensifkan pengecekan para pemudik di posko-posko yang tersebar di empat titik. Kecamatan juga diwajibkan untuk menggerakkan kembali program Jogo Tonggo hingga sampai tingkat RT, tujuannya memantau masyarakat yang pulang ke kampung halaman.(topan pramukti)

Pos terkait