Warga Laporkan Irigasi Tercemar, DLH Purbalingga Tak Pernah Beri Kejelasan

  • Whatsapp
Air di saluran irigasi Kelurahan Karangmanyar, Purbalingga terlihat menghitam dan berbusa. HESTEK.ID/istimewa

PURBALINGGA, hestek.id – Pencemaran air yang diduga diakibatkan limbah pabrik kembali mencuat di Purbalingga. warga Kelurahan Karangmanyar, khususnya RT 05 RW 03 yang jengah sempat melaporkan fenomena ini ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purbalingga. Namun, sampai berita ini diturunkan, warga mengaku belum mendapatkan kejelasan.

Gunawan (52) warga setempat membenarkan kabar ini. Ia dan beberapa warga sempat mengadu ke Kelurahan Karangmanyar, Kabupaten Purbalingga. Sesaat setelah itu, Lurah langsung mengontak DLH. Namun, sampai saat ini, mereka tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan.

Bacaan Lainnya

“Warga pernah melaporkan ke perangkat desa beberapa bulan yang lalu, dan saya sendiri juga pernah telepon langsung pihak DLH tapi sampai sekarang belum ditindaklanjuti,” katanya.

Lurah Karangmanyar Wahyu Jumartono membenarkan hal tersebut, pihaknya pernah menerima laporan dari perwakilan RT 05 RW 03 pada tahun 2020 lalu. Ia juga mengaku sudah meneruskanya ke DLH terkait pencemaran air di wilayahnya.


Cari Informasi Viral Di Kolom Pencarian

“Ya kami pernah menerima laporan dari warga dan ini tadi sempat meninjau langsung ke lokasi. Pada bulan Oktober tahun lalu saya sudah menghubungi langsung salah satu kasi dengan menyertakan bukti foto dan rekaman video, namun sampai saat ini masih belum ada kejelasan,” kata dia kepada hestek.id, Jumat (19/03/2021).

Menurutnya, sampai saat ini jajaran kelurahan tidak bisa berbuat banyak. Mereka hanya menunggu konfirmasi dari pihak DLH.

Diberitakan sebelumnya, aliran air di salah satu irigasi di Desa Karangmanyar, Purbalingga menghitam dan berbusa. Tak hanya itu, air dari aliran tersebut juga membuat kolam warga tak bisa digunakan untuk membudidayakan ikan. (gilang grahita)

Pos terkait