WN Jepang Jadi Donatur Dapur Umum Warga Isoman di Purbalingga, Begini Ceritanya

  • Whatsapp
Suasana dapur umum di Purbalingga saat menyiapkan makanan untuk didistribusikan kepada warga isoman di Purbalingga (FOTO/VANDI ROMADHON/HESTEK)

PURBALINGGA, hestek.id – Meningkatnya kasus Corona di Kabupaten Purbalingga menggugah kepedulian pemilik Warung Makan Cempulek Jauhari Efendi. Dia mengubah rumah makan miliknya yang berada di tengah sawah menjadi dapur umum yang menyiapkan dan mendistribusikan makanan untuk warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman).

Ide tersebut dia kemudian share melalui media sosial. Gayung bersambut banyak pihak untuk memberikan donasi pada kegiatan yang telah berjalan selama 15 hari itu. Bahkan sebagian besar bantuan datang dari kenalannya yang merupakan warga negara Jepang.

Bacaan Lainnya

“Kebetulan memang saya lawyer, ada beberapa klien Jepang, saya kirim info bahwa saya buka dapur umum untuk yang kena covid di Purbalingga, mereka itu tidak banyak tanya yang mereka sampaikan “saya kirim kemana” dan mereka sendiri yang saling menginfokan di komunitas mereka,” kata Penggagas Dapur Umum, Jauhari Efendi kepada wartawan di dapur umum, Sabtu (24/7/2021)

Saat ini setiap hari dari dapur umum itu mendistribusikan 400 sampai 500 paket makanan. Bekerjasama dengan Ikatan Keluarga Alumni SMA Negeri 1 Purbalingga Tahun 1993 aneka menu disiapkan mulai dari makanan lokal sampai dengan kari Jepang.

“Total paket yang sudah kita kasih 3.800 box makanan, donasi dalam bentuk uang sudah kita terima sekitar Rp 55 juta, ¾ nya dari warga Jepang, kebetulan kita juga dapat donasi bumbu kari juga jadi kita kreasikan dengan selera masyarakat Purbalingga,” katanya

Menurut alumni S2 Hukum University of Oregon Amerika itu dengan banyaknya bantuan dari masyarakat merupakan cermin bahwa rasa kepedulian terhadap warga yang saat ini menjalani isolasi mandiri karena terpapar virus Corona cukup tinggi. Pihaknya hanya mempermudah mereka yang ingin membantu untuk menyalurkan kepada yang membutuhkan.

“Alhamdulillah untuk penggalangan dana relatif mudah, ini dari Jepang kemarin ada lagi yang mengirim donasi Rp 12 juta. Grup chat itu luar biasa jika kita mengabarkan sesuatu yang riil maka mereka juga percaya,” ujarnya

Pihaknya berterimakasih kepada seluruh donatur di Jepang atas bantuannya. Baginya ini sesuatu yang luar biasa untuk kemanusiaan.

“Kaskete kurete arigato gozaimaz (terimakasih atas bantuannya)” tutupnya.

Salah satu donatur dari Jepang bernama Tatsufumi Koda saat dihubungi mengatakan alasan dirinya mau berdonasi hanya ingin membantu warga yang kesusahan akibat terpapar Corona.

“Saya ingin terlibat dalam membantu orang yang menderita karena Corona, semoga saudara di Indonesia cepat sembuh,” harapnya.(VR)

 

Pos terkait